Dilarikan Ke Sarolangun, Siswi SMA Kikim Barat Ini Lima Kali Disetubuhi

3406

BL, LAHAT – Mungkin tidak terpikir oleh DY (16), siswi SMA Negeri 01 Kecamatan Kikim Barat, sepulang dari sekolah dirinya akan menempuh perjalanan sejauh 236 kilometer (km) menuju Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Terlebih dalam perjalanan yang memakan waktu berjam-jam, dirinya harus menerima perlakuan berupa pelecehan seksual.

Kapolres Lahat AKBP. Roby Karya Adi, SIK melalui Kasatreskrim AKP. Ginanjar Aliya Sukmana, SIK menerangkan, kronologis tindak asusila ini terjadi pada Selasa (10/10) lalu. Dimana sekeluarnya dari rumah sekolah sekitar pukul 13.00 WIB, DY dijemput oleh seorang pria, Pauzi (45), yang merupakan warga Desa Tanjung Ning Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang.

“Dari rumah sekolah, tanpa pamit lagi dengan orang tua DY, Pauzi langsung melarikannya ke Sarolangun Jambi, dengan mengendarai sepeda motor,” terang Ginanjar, Minggu (15/10).

Selama di perjalanan, setidaknya lima kali gadis remaja asal Desa Beringin Jaya Kecamatan Kikim Selatan ini disetubuhi oleh Pauzi. Di Kabupaten yang berjuluk “Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko” ini, keduanya sempat menginap selama dua malam, sebelum akhirnya pulang kembali ke Kikim Barat.

“Pauzi akhirnya bersedia mengajak DY pulang setelah dibujuk oleh orang tua korban dengan iming-iming keduanya akan dinikahkan,” sambungnya.

Setibanya di Kota Lahat, tepatnya di depan Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jalan Kapten. Zen Kelurahan Bandaragung, petugas dari unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lahat yang sudah dihubungi kedua orang tua DY, langsung membekuk Pauzi, Jumat (13/10). Warga Saling ini kemudian langsung digelandang ke Mapolres Lahat untuk diproses secara hukum.

“Petugas juga mengamankan setel baju seragam SMA milik DY sebagai BB (barang bukti, red). Disamping itu, juga dilakukan ‘visum et repertum’ terhadap korban,” imbuhnya. (BL-1)