Tertangkap, Ini Dia Buron Pembunuhan Berlatar Rebutan Michropone

404

 

BL, LAHAT – Masih ingat kasus penikaman di malam hiburan pesta pernikahan di kediaman Padilah (47) Desa Lubuk Kuta Kecamatan Kikim Timur pada 22 Oktober lalu, hingga menyebabkan tewasnya Piko Riwanto (23), warga Desa Seronggo? Ya, setelah sempat buron selama hampir dua pekan, pelaku pembunuhan yang diketahui bernama Yuki Arsan Putra (27) akhirnya berhasil ditangkap di kediaman SY Desa Pagar Sari, bekerjasama dengan Kepala Desa (Kades) Tandan Raja, Jumat (3/11) sekitar pukul 04.30 WIB.

Mengulas kembali kronologis peristiwa, Kapolres Lahat, AKBP. Roby Karya Adi, SIK melalui Paur Humas Ipda. Sabar Tunut mengatakan, berdasarkan fakta hasil penyidikan diketahui bahwa penikaman terjadi di atas panggung hiburan Organ Tunggal (OT), sekitar pukul 00.30 WIB.

Penikaman ini spontan terjadi sesaat setelah korban berupaya merebut michropone yang ada ditangan pelaku, yang saat itu sedang mendapat giliran bernyanyi. Tak hanya sekedar merampas michropone, Piko juga diketahui menendang bagian perut pelaku hingga membuat Yuki pun terjatuh.

“Tak terima mendapat perlakuan tersebut, spontan Yuki langsung menghujamkan sebilah pisau jenis Cap Garpu ke bagian bawah leher sebelah kanan Piko hingga korban pun akhirnya tersungkur bersimbah dara,” terang Sabar.

Jenazah korban, Piko Riwanto (23) saat disemayamkan di kediamannya, Desa Seronggo Kecamatan Kikim Timur. Tampak pada bagian bawah leher korban sebelah kanan luka bekas tikaman pelaku, Yuki Arsan Putra (27).

Usai menikam korban, pria yang keseharian berprofesi sebagai petani ini langsung bergegas meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju rumahnya yang berada di Desa Lubuk Kuta. Pelaku juga diketahui sempat membuang pisau yang digunakannya untuk menikam korban ke aliran Sungai Ayek Kikim, yang berada di Desanya.

“Sore harinya sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku melarikan diri menuju talang yang berada di Desa Lubuk Tampang Kecamatan Kikim Timur melalui jalan kebun, untuk selanjutnya menuju Kota Lahat,” sambungnya.

Dari Kota Lahat, Yuki yang diliputi rasa cemas dan merasa terancam oleh keluarga korban, melanjutkan pelariannya ke Kota Palembang dengan menumpang mobil travel jurusan Pagaralam-Palembang, sekitar pukul 22.00 WIB.

Berkat pendekatan persuasif yang dilakukan Unit IV Satuan Intelijen Keamanan (Intelkam) Polres Lahat terhadap pihak keluarga pelaku dan Kades, akhirnya pelaku pun berhasil ditangkap. Guna menghindari kemungkinan terjadinya aksi anarkhis dari pihak keluarga korban, proses penyidikan terhadap pelaku akhirnya ditangani langsung oleh Polres Lahat.

“Disamping itu, jajaran Polres Lahat juga terus berupaya melakukan pendekatan terhadap keluarga korban agar menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap pelaku kepada pihak berwajib dan tidak melakukan tindak anarkhis,” imbuhnya. (BL-1)